Kamis, 14 April 2011

So Easy to Love, but too hard forgive someone

Just want to share aja nih, radak ga jelas sih, tapi gapapalah :)

Aku percaya bahwa perbedaan antara cinta dan benci memang tipis. Sangat tipis mungkin. Dua orang yang saling mencintai merasa seolah mereka tak akan pernah bisa saling membenci.
Tapi nyatanya, banyak sekali orang yang begitu dekat berselisih paham karena hal sepele dan pada akhirnya mereka "memutuskan" untuk saling membenci.
Yahh, terlalu sulit untuk mempertahankan sesuatu dari pada menghancurkannya. Itu opini saya pribadi.

Aku adalah seorang yang terbilang agak sulit menerima seseorang yang terlanjur menyulut api kebencian. Terlebih jika dia memang punya hubungan yang cukup dekat dengan kita sebelumnya. Sering meminta bantuan pada kita, dan kita selalu berusaha ada untuk mereka. Tapi nyatanya, mereka justru memilih untuk menghianati apa yang mereka tahu dan seharusnya ia jaga.

Sampai sekarang aku tidak benar-benar memaafkan mereka yang berbuat khianat pada diriku, yaahh aku tahu itu salah. Hal itu sama seperti menyakiti diriku sendiri. Tapi itulah tadi, memaafkan seseorang bagiku bukan perkara yang mudah jika kesalahan yang ia perbuat begitu menyakitkan hati.

Rabu, 13 April 2011

I love this Quote ^^

Ketika suatu saat nanti aku tak mampu menopang sendiri hidupku dan aku tak lagi memiliki kekuatan, kuharap kau mampu memberi kekuatan untuk aku tetap berdiri di sampingmu serta berjalan beriringan denganmu. I love You, friends :)


(Grace-2011)

Karena Tuhan TIDAK Pernah Tertidur

Saya pernah berada dalam situasi yang menurut saya sangat amat menyakitkan. Saat dimana masalah datang bertubi-tubi dalam hidup saya. Ketika kedua orang yang amat saya cintai berselisih paham, saat dimana seseorang yang bisa membuat hati saya berbunga-bunga menjadi dingin pada saya, dan saat dimana teman-teman saya menjauh tanpa alasan yang jelas.

Semua itu terjadi dalam waktu tiga minggu, semuanya! Lantas apa saya marah atas apa yang menimpa saya? Tidak! Saya sama sekali tidak marah, karena saya pun tidak tahu harus marah pada siapa.

Ketika itu saya tidak berhenti bertanya pada Tuhan, mengapa begitu berat cobaan yang saya terima? Saya hanya seorang gadis berusia 17 tahun yang butuh ketenangan batin dan pikiran. Tapi mengapa dua hal itu tidak saya dapatkan? Setiap kali hati saya merasa terguncang, air mata saya selalu tercurah tanpa henti.

"Andai Tuhan tau betapa saya sangat ingin keluar dari masalah ini" kalimat itu selalu berkutat di otak saya setiap saya memikirkan masalah saya.

Pertanyaan BODOH memang, siapa yang tak tahu di dunia ini bahwa Tuhan-lah yang Maha mendengar dan Maha mengerti keadaan setiap umat-Nya. Tak perlu diminta pun, Tuhan pasti akan meringankan beban yang dipikul hamba-Nya.

Perlu bukti? Saya sudah mengalaminya, Tuhan mengangkat sedikit demi sedikit permasalahan hidup saya. Tuhan menjawab doa saya, Tuhan mengembangkan kembali hati saya yang telah hancur. Tuhan mengembalikan hidup saya hampir seperti sebelumnya, saat sebelum masalah-masalah ini menghampiri saya.
 

Sejak itu saya percaya bahwa Tuhan tidak pernah tertidur, Tuhan tidak pernah lelah mendengar permintaan dari setiap umat manusia. Asalkan kita mau menjalankan apa yang telah disyariatkan oleh-Nya dan menjauhi segala yang diharamkan, Insya Allah tak pernah sedikit pun Allah meninggalkan kita.